Skala Peta
Skala Peta adalah perbandingan jarak peta dengan jarak sebenarnya/jarak medan
nyata/jarak lapangan. Pada Definisi tersebut mengandung persamaan matematis.
Skala adalah perbandingan jarak peta dengan jarak sebenarnya/jarak medan nyata/jarak lapangan.
Klasifikasi Skala
Berdasarkan nilai skalanya
- Peta kadaster, yaitu peta yang berskala antara 1: 100 sampai dengan1 : 5.000. Peta ini digunakan untuk menggambarkan luas tanah dan sertifikat tanah.
- Peta skala besar, yaitu peta yang berskala antara 1 : 5.000 sampai dengan 1 : 250.000. Peta ini digunakan untuk menggambarkan daerah yang sempit, misalnya peta kelurahan, peta desa, peta kecamatan, dan peta kota.
- Peta skala sedang, yaitu peta yang berskala antara 1 : 250.000 sampai dengan 1 : 5.00.000. Peta tersebut digunakan untuk menggambarkan daerah agak luas, misalnya Peta Provinsi Jawa Barat, Provinsi Sumatra Utara, dan sebagainya.
- Peta skala kecil, yaitu peta yang berskala antara 1 : 500.000 sampai dengan 1 : 1.000.000. Peta ini digunakan untuk menggambarkan daerah yang cukup luas, misalnya Peta Indonesia dan Peta Amerika Serikat.
- Peta skala geografis, yaitu peta yang berskala lebih besar dari 1 : 1.000.000. Peta ini digunakan untuk menggambarkan kelompok negara, misal Peta Negara-Negara Eropa, Peta Negara-Negara Asia Tenggara, Peta Benua Australia, dan Peta Dunia.
Berdasarkan bentuk, skala peta terbagi 3 yaitu
- Menunjukkan perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sebenarnya di lapangan.
- Membantu pengguna peta untuk memahami ukuran dan jarak antara objek-objek di peta.
- Menghindari kesalahpahaman tentang ukuran dan jarak di peta.
- Skala harus konsisten: Skala peta harus konsisten dalam seluruh peta.
- Skala harus jelas: Skala peta harus jelas dan mudah dibaca.
- Skala harus akurat: Skala peta harus akurat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan.
- Skala harus sesuai dengan tujuan peta: Skala peta harus sesuai dengan tujuan peta dan kebutuhan pengguna peta.
- Jika diperbesar (Semakin Jelas kenampakan Objek) maka Nilai Skala Mengecil dan sebaliknya, jika peta tersebut diperkecil (Semakin tidak tampak detil kenampakan Objek) maka Nilai skala akan membesar.
Contoh Soal :Interpretasi sesuai ilustrasi peta seperti gambar adalah ….
A. peta II memiliki skala lebih kecil, objek lebih detil dari peta I
B. peta II dengan skala lebih besar, objek lebih detil dari pada peta I
C. peta I dan peta II cakupan daerah yang sama, objek sama detil
D. peta I memiliki skala lebih kecil, objek lebih detil dari pada peta I
E. peta I dengan skala lebih besar, objek lebih detil dari pada peta II
SOAL UN 2015
Lihat Prinsip Skala Point 5 diatas.
Rumus pembesaran dan Pengecilan Skala
Rumus Skala pada peta kontur atau peta topografi akan di bahas pada Peta Topografi
Contoh
Soal :
Melalui perhitungan skala peta, maka Skala Peta B adalah....
A. 1 : 11.000
B. 1 : 11.500
C. 1 : 12.000
D. 1 : 12.500
E. 1 : 13.000
Penyelesaian Model 1
Penyelesaian Model 2
Diketahui :
J1 = 4 cm
P1 = 25.000
Jarak Medan nyata titik A-B = 4 x 25.000 = 100.000 cm
Sehingga
Penyelesaian
Model 3 Hitung cepat pakai Prinsip Skala
Perbandingan Jarak Peta besar danJarak Peta Kecil = 8/4 =2
Karena Peta B lebih besar berarti peta B = 2 x diperbesar peta A.
Dengan Prinsip Skala Jika Peta diperbesar Nilai Skala Mengecil dan Sebaliknya, maka
Skala Peta yang diperbesar = Skala peta yang ada / Pembesaran
Skala Peta B = 25.000 / 2 = 12.500
Catatan : Jika Peta yang ditanya berukuran lebih kecil Maka tanda Bagi (/) pada perhitungan
diganti menjadi tanda Kali (x) supaya Nilai Skalanya Lebih Besar dari Skala Peta Dasar !!!
Teknik di atas akan memangkas waktu kerja hanya 1 Detik tanpa menghitung.
Penyelesaian Model 4 (Rumus Yang = Menggunakan Prinsip Skala pada Model 3)






Tidak ada komentar